Tampilkan postingan dengan label Sepakbola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sepakbola. Tampilkan semua postingan

Soal Motor Listrik Di Indonesia, Ini Kata Kymco

Jakarta - Kymco coba bangun kembali di Indonesia, dengan siap menjajahkan banyak sekali produk terbaik mereka di Indonesia. Sebut saja untuk Kymco Like 150i dan Downtown 250i yang sudah mulai ditawarkan di Indonesia.

Lalu bagaimana dengan motor listrik, apakah pabrikan Taiwan ini juga akan mengatakan motor listrik di Indonesia?



PT Smart Motor Indonesia sebagai APM Kymco di Indonesia ketika ini mengaku belum tertarik memasukkan atau memproduksi motor listrik untuk pasar Indonesia.

"Karena kalau kami jual satu unit motor listrik, artinya kami tidak produksi satu motor bensin. Karena produknya satu pabrik. Kaprikornus bagi kami itu sama saja. Intinya kami sesuaikan sama undangan pasar," kata President Director PT Smart Motor Indonesia, Neo Chen.

Meski demikian, Kymco menilai. Indonesia masih mempunyai peluang besar untuk perkembangan motor listrik.



"Kalau kami lihat di Indonesia masih ada potensi (motor listrik berkembang)," katanya.

"Motor jenis ini cocok buat bisnis ibarat kurir McDonald, pengantar surat, pengantar barang logistik. Karena ia punya pemakaian tinggi jadi nggak kerasa bahwa motor itu mahal," lanjutnya.

Dan kalau Kymco ingin bermain di pasar kendaraan ramah lingkungan ibarat motor listrik. Kymco menentukan untuk menyewakan saja motor listrik mereka.

"Kami ketika ini lagi ada pembahasan dengan main diler Bali. Misal bawa satu set itu dijadiin kendaraan rental. Namun untuk ketika ini masih ada dilema di regulasi, pemerintah support EV belum manis banget. Tapi kami juga belum tahu cara menyiasatinya," pungkasnya.

Ini Aktivitas Babak Delapan Besar Piala Indonesia

Trofi Piala indonesia (Amalia Dwi Septi/detikSport)Trofi Piala indonesia (Amalia Dwi Septi/detikSport)

Jakarta - PSSI telah tetapkan aktivitas babak delapan besar Piala Indonesia 2018 yang mulai 24 April. Berikut aktivitas lengkapnya.

Piala Indonesia telah mencapai babak delapan besar. Fase itu diramaikan Bhayangkara FC, Persebaya Surabaya, Bali United, Persib Bandung, Madura United, Persija Jakarta, Borneo FC, dan PSM Makassar.

Drawing sudah dilakukan pada Senin (15/4/2019). Pertandingan babak delapan besar tersebut akan memakai sistem sangkar dan tandang hingga babak final.

Laga antara Borneo FC dengan Persib menjadi laga pembuka babak delapan besar. Pesut Etam lebih dahulu menjamu Maung Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (24/4). Kemudian, Persib Bandung gantian menjamu Borneo FC di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Senin (29/4).


Laga kedua antara Persebaya dan Madura United akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (25/4). Madura United berbalas menjadi tuan rumah di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Selasa (30/4).

Lalu, berikutnya yaitu Bali United melawan Persija, yang akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Jumat (26/4). Selanjutnya, Persija akan menjamu Bali United di Stadion Patriot Candrabhaga, Sabtu (4/5).

Bhayangkara FC akan menjadi tuan rumah ketika melawan PSM Makassar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (27/4). Kemudian, Juku Eja akan menjamu The Guardian di Stadion Mattoangin, Makassar, Jumat (3/5).

Selain memperebutkan gelar juara, ajang ini juga akan menentukan pemain terbaik,top scorer dan penghargaan bagi tim fairplay.


Jadwal Babak 8 Besar Piala Indonesia:

Rabu, 24 April 2019, pukul 15.30 WIB: Borneo FC vs Persib Bandung, di Stadion Segiri, Samarinda

Kamis, 25 April 2019, pukul 15.30 WIB: Persebaya vs Madura United di, Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya

Jumat, 26 April 2019, pukul 15.30 WIB: Bali United FC vs Persiha Jakarta, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali

Sabtu, 27 April 2019, pukul 15.30 WIB: Bhayangkara FC vs PSM Makassar di, Stadion PTIK, Jakarta

Senin, 29 April 2019, pukul 15.30 WIB: Persib Bandung vs Borneo FC di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung

Selasa, 30 April 2019, pukul 15.30 WIB: Madura United vs Persebaya di, Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan

Jumat, 3 Mei 2019, pukul 15.30 WIB: PSM Makassar vs Bhayangkara FC, di Stadion Mattoangin, Makassar

Sabtu, 4 Mei 2019, pukul 15.30 WIB: Persija Jakarta vs Bali United di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi

Ragam Pengalaman Mencoba Tips Mengatasi Cegukan, Ada Yang Berhasil Lho!

Jakarta - Rupanya, meminum air putih menjadi pilihan bagi banyak orang untuk mengatasi cegukan. Kalau minum segelas nggak bikin berhenti, 5 liter pun nggak problem asal cegukannya hilang.

Tapi, ada juga yang melaksanakan cara lain untuk mengatasi cegukannya. Berikut dongeng mereka yang sudah berhasil dirangkum detikHealth.



1. Makan gula

"Makan gula satu sendok. Sumpah. Langsung telen aja nggak usah mikir," ujar Cut Vadea, seorang pegawai swasta di tempat Kalimantan Selatan.

2. Tahan napas

Ternyata, banyak juga yang menentukan metode tahan napas untuk menghentikan cegukan 'membandel' yang dialaminya. Biasanya dikombinasi dengan cara tahan napas sambil tutup hidung.

"Tahan napas berkali-kali," kata Mia Fitriyani, mahasiswi di Jakarta.

"Minum air sambil tutup hidung, biasanya sih gue selalu berhasil," tambah Kintan Safira, seorang warga Denpasar, Bali.

3. Dikagetin

Biasanya sih jikalau sudah dialihkan perhatiannya, cegukan pun dapat hilang dengan sendirinya. Kalau ngobrol nggak mempan, mungkin jikalau dikagetin dapat berhasil.

"Dikagetin," kata Yutaka, warga Bandung.

Kamu punya cara lain nggak buat atasi cegukan? Tulis di kolom komentar ya.

Siang Panas Terik Tapi Hujan Deras Sore Hari? Bmkg Ungkap Penyebabnya

Jakarta - Beberapa wilayah di Indonesia mengalami kemungkinan demam isu kemarau yang tiba lebih usang dari biasanya. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Informasi Iklim Terapan Klimatologi BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) Marjuki dalam program temu media di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Menurut Marjuki, demam isu kemarau sudah masuk ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali, alasannya memang normalnya demam isu kemarau dimulai dari kawasan sama. Akan tetapi beberapa wilayah termasuk DKI Jakarta salah satunya mengalami kemunduran.

"Secara umum kami sudah merilis untuk April, kita prediksi wilayah yang umumnya normal terjadi kemunduran terbukti Jakarta April selesai lah sudah nggak ada hujan tapi ternyata masih ada, jadi ada peluang mundur untuk beberapa wilayah," jelasnya.



Ketika hujan mulai berkurang, masuklah masa peralihan. Masa transisi itu ditandai dengan sejumlah menandakan cuaca contohnya angin yang tidak menentu.

"Kalau demam isu kemarau itu angin timuran, demam isu hujan angin baratan nah ini masih bolak balik kadanh ketimuran atau kebaratan sehingga cuacanya masih kena," lanjutnya.

Nah bukan cuma itu. Ternyata panas terik yang sering kali kita rasakan dan hujan yang mendadak turun di sore hari jadi menandakan dari peralihan musin hujan ke demam isu kemarau, loh.

"Biasanya ia hujannya sore hari turunnya, itu masa-masa transisi. Saat pagi hingga siang akan banyak panas menciptakan ia pertumbuhan awan banyak, tapi ini lokal sekali, tiap wilayah beda," tandasnya.

Imah Nini : Seruput Kopi Kenalan Sambil Santai Di Kafetaria Jadoel Di Bogor

Jakarta - Banyak kafe kekinian di tempat Bogor, tapi kafe berkonsep klasik ini tak mau kalah. Meskipun konsepnya jadul, tapi ada sajian es kopi kekinian juga.

Kafe yang berlokasi di Jalan Bangbarung Raya ini memang terkesan mungil. Ruangannya tak luas tapi cukup nyaman. Sesuai dengan namanya, banyak sekali perabotan klasik menghias area kafe, ada piano, mesin tik, sepeda kumbang sampai jam meja tua, menyerupai mirip di rumah nenek.

Meskipun kafe ini mengusung tema klasik tapi sajian sajian di sini terbilang kekinian. Bahkan di sini ada es kopi susu menyerupai yang biasa dijual di kedai kopi modern.
Imah Nini : Seruput Kopi Kenalan Sambil Santai di Kafe Jadoel di Bogor Foto: Devi S. Lestari/detikfood

Pilihan sajian di sini tak terlalu banyak tapi ada yang cukup menggoda. Menunya juga kombinasi antara masakah Indonesia dengan masakan barat.

Sebelum melirik sajian makanan, Kami memesan sajian minuman terlebih dahulu. Segelas Hot Cafe Latte, Mocha Frappe dan Kopi Kenalan jadi pilihan kami sebagai pelega tenggorokan.

Segelas cafe latte (Rp 28 ribu) tersaji dalam cangkir dengan hiasan latte art bergambar bunga di atasnya. Kopi campur susu yang disajikan hangat ini punya rasa creamy lembut dengan semburat aroma kopi yang membelai.

Kemudian kami juga mencoba Mocha Frappe (Rp 33 ribu) yang hadir dengan tampilan tak kalah menggoda. Racikan kopi, susu dan cokelat yang dicampur dalam blender menghasilkan minuman anggun yang kental. Mocha juga semakin lezat alasannya yakni dihidangkan dengan es krim vanila sebagai topping.
Imah Nini : Seruput Kopi Kenalan Sambil Santai di Kafe Jadoel di Bogor Foto: Devi S. Lestari/detikfood

Nah, yang tak boleh terlewat yakni Kopi Kenalan (Rp 25 ribu). Racikan kopi house blend antara kopi Sumatera dan kopi Bali menghasilkan sensasi semerbak dengan rasa kopi yang tak terlalu strong.

Kopi Kenalan jadi sajian kopi andalan kafe ini. Selama kami berada di area kafe, banyak orang yang hilir pulang kampung membeli segelas kopi susu ini.

Puas menikmati minuman, kami mencoba mencicip beberapa sajian makanan. Pilihan kami tertuju pada Rendang Baked Rice dan Granny's Bitterballen.

Seporsi Rendang Baked Rice (Rp 38 ribu) disajikan dengan wadah pinggan tahan panas berbentuk oval. Isiannya ada nasi yang dicampur dengan bumbu rendang lengkap dengan irisan daging sapi.
Imah Nini : Seruput Kopi Kenalan Sambil Santai di Kafe Jadoel di Bogor Foto: Devi S. Lestari/detikfood

Sebagai topping ada taburan keju mozarella yang dipanggang dan irisan paprika hijau serta bawang bombay. Aroma keju berpadu dengan aroma rendang yang khas. Nasi panggang ini paling lezat disantap hangat.

Khusus untuk sajian ini, ada tiga pilihan ukuran porsi yang dapat diubahsuaikan yakni ukuran Small, Medium dan Large.

Kalau tak mau makan berat, dapat pilih kudapan menyerupai Granny Bitterballen (Rp 25 ribu). Porsi bola-bola kentang ini cocok jadi kuliner kudapan teman minum kopi.
Imah Nini : Seruput Kopi Kenalan Sambil Santai di Kafe Jadoel di Bogor Foto: Devi S. Lestari/detikfood

Bola kentang yang lembut ini dilapisi tepung roti yang menciptakan teksturnya renyah kriuk. Makin lezat disantap bersama saus pendampingnya yakni mayonaise dan saus sambal.

Selain sajian yang kami cicip, ada juga sajian lainnya menyerupai Chicken Baked Rice, Paper Martabak, Mac and Cheese, Pizza Meat Lovers sampai aneka cake. Bagi pencinta kopi, Anda dapat juga mencicip aneka kopi lokal yang disebuh secara manual.

Kafe mungil di Bogor ini dapat jadi pilihan santai sambil menghabiskan waktu istirahat.

Imah Nini
Jl. Bangbarung Raya No.6C
Bogor Utara, Bogor
Telepon : 0895396185043

Kymco Mulai Jual Motor Pesaing Vespa Primavera, Ini Harganya

Jakarta - Setelah dipamerkan pada ekspo IIMS (Indonesia International Motor Show) 2018 lalu, Kymco mulai menjual skuter barunya, Like 150i. Harga Kymco Like 150i sudah muncul untuk area Jakarta, Jawa Barat, dan Bali.

"Sudah mulai dijual mulai bulan (Maret) kemarin. Soal harga, dibanderol Rp 28,8 juta di Jakarta, Rp 29,5 juta di Jawa Barat, dan Rp 29,9 juta di Bali," terperinci Public
Relation PT Smart Motor Indonesia, Candra Permana, di Jakarta, Kamis (18/4/2019).



Secara desain, Kymco Like 150i ini punya model yang kurang lebih seolah-olah dengan skuter ikonik Italia, Vespa Primavera. Namun Kymco Like 150i tentunya punya harga yang lebih terjangkau. Salah satu fitur unggulan Kymco 150i ialah speedometer digital yang bisa dikoneksikan dengan smartphone.

Kymco Like 150i dibekali ban tubeless berukuran 12 inci, dengan profil 110/70-12 di depan dan 130/70-12 di belakang. Motor yang diimpor secara CKD dari Taiwan ini sudah dibekali rem ABS, dengan profil piringan cakram 220 mm di depan, dan 200 mm di belakang. Sedangkan untuk suspensinya, depan pakai teleskopik, belakang pakai dua sokbreker.



Soal dapur pacu, skuter ini dibekali dengan jantung mekanis 150 cc SOHC berkonfigurasi satu silinder berpendingin udara. Mesin tersebut bisa mengklaim tenaga maksimal 9,9 kW di 8.500 rpm dan torsi 10,2 Nm pada 6.500 rpm.

Kymco Like 150i ditawarkan dengan lima pilihan warna Pearly White, Mat Silver Crystal, Bright Red, Deep Blue, dan Plain Grey. Model ini akan resmi diluncurkan di ajang IIMS (Indonesia International Motor Show) 2019 nanti. "Tahun kemudian gres kita pamerkan untuk melihat respons pasar, di IIMS 2019 nanti gres launching resminya," pungkas Candra.


Tonton video terbaru Ototes skutik BMW yang harganya melampaui Avanza berikut ini:

Libur Pemilu 2019 Ke Monas, Dapat Foto Depan Helikopter

Jakarta - Makin sore, keramaian makin tampak di tempat wisata Monas. Selain wisata, kau juga dapat foto di depan helikopter!

Ada pemandangan yang tak biasa di Monas hari ini. Selain jam buka yang jadi lebih siang tadi pukul 13.00 WIB, traveler juga dapat menjumpai spot foto dadakan berupa helikopter.

Dilihat detikcom di lokasi, Rabu (17/4/2019), traveler yang tiba ke Monas dapat menjumpai helikopter dan dua motor dinas milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat yang sengaja diparkir di dalam area Monas. Khusus hari ini saja.

"Iya, hari ini saja," ujar salah satu petugas tentara yang tak mau disebutkan namanya.

BACA JUGA: Spesial Pemilu, Monas Gelar Air Mancur Menari Malam Ini

Diketahui, helikopter dan dua motor dinas milik Tentara Nasional Indonesia AD itu sengaja diparkir di Monas untuk memanjakan pengunjung hari ini. Tak sedikit pengunjung yang berfoto dengan latar helikopter dan tentara Tentara Nasional Indonesia AD yang berjaga di sekitarnya. Hanya saja, tak diketahui dari mana asal muasal inisiatif ini.

"Kurang tahu, kami di sini cuma jaga saja," tutup sang tentara.

Libur Pemilu 2019 ke Monas, Bisa Foto Depan HelikopterFoto: (Johanes Randy/detikTravel)


Kamu yang suka dengan dunia militer, mungkin dapat mampir ke Monas hari ini. Kapan lagi dapat berfoto di depan helikopter dan motor dinas keren punya Tentara Nasional Indonesia AD?

BACA JUGA: Pemilu di Bali Makara Tontonan Turis

Spesial Pemilu, Monas Gelar Air Mancur Menari Malam Ini

Jakarta - Bagi kau yang sudah nyoblob, tempat wisata Monas dapat jadi pilihan untuk liburan di Jakarta. Spesial pemilu 2019, ada atraksi air mancur menari nanti malam.

Selain naik ke Monas dan melihat Museum Sejarah Nasional, atraksi wisata air mancur menari yakni apa yang dinantikan oleh traveler. Hanya sehubungan dengan Pemilu 2019, atraksi wisata yang sejatinya hanya ada tiap weekend ini juga akan hadir nanti malam.

"Nanti sore air mancur menari di mainkan mas," ujar UPK Monas divisi pertamanan, Munjirin dikala dihubungi detikcom, Rabu (17/4/2019).

Dijelaskan oleh Munjirin, atraksi air mancur menari itu akan hadir pada jam reguler sesuai dengan weekend. Namun, mungkin hanya ada satu pertunjukan saja. Biasanya, atraksi itu hadir dua kali dalam satu hari setiap pukul 19.30 dan 20.30 WIB.

"Pukul 19.30 WIB," terang Munjirin.

BACA JUGA: Ayo Liburan! PT KAI Tambah 10 KA Buat Long Weekend Pasca Pemilu

Di momen Pemilu 2019 ini, Monas buka lebih siang pada pukul 13.00 WIB tadi. Sedangkan untuk jam tutupnya, tak berbeda dengan aktivitas buka sehari-hari.

"Hari ini buka hingga 21.30 WIB," tutup salah satu petugas UPK Monas, Yus.

Bagi traveler yang telah memakai hak pilihnya, juga berhak akan tiket gratis ke bab cawan Monas dan museum di dalamnya.

BACA JUGA: Pemilu di Bali Makara Tontonan Turis

Pemilu Di Bali Jadi Tontonan Turis

Kuta - Pemilu di Bali jadi dongeng dan pengalaman tersendiri bagi turis. Mereka melihat antusias warga Kuta ketika mencoblos.

Antrean warga yang antusias menyuarakan hak pilihnya di TPS Kuta, Bali jadi perhatian sejumlah turis ajaib yang lewat. Beberapa di antaranya sibuk memotret dan memperhatikan dengan seksama acara warga di TPS.

Salah satunya Krystel Hayes (36). Wanita asal Brisbane, Australia itu terlihat sabar menunggu pasangannya menyoblos.

"Ini sangat spesial, partnerku sangat bersemangat sekali dan saya tidak tahu banyak perihal Pemilu ini," kata Hayes di TPS 21 Kuta, Jl Legian, Badung, Bali, Rabu (17/4/2019).

Pemilu di Bali Kaprikornus Tontonan TurisFoto: (Aditya Mardiastuti/detikTravel)


Hayes menyebut Pemilu di Indonesia sangat berbeda dengan di negaranya. Salah satunya soal tata ruang hingga abjad pemilihnya.

"Beda set up di Australia ketika pemilu, kau masuk, catat namamu di sana, keluar bawa surat, nggak ada yang tahu siapa yang kau pilih, sangat rahasia," ujarnya.

BACA JUGA: Manusia Tentara di Kota Tua, Nyoblos Dulu Baru Kerja

Hayes menyebut orang Indonesia sangat terbuka dengan pilihannya. Dia pun memandang itu positif.

"Sementara di sini sangat berbeda. Orang-orang terlihat lebih terbuka dengan siapa yang mereka pilih, di Australia banyak orang merahasiakan pilihan mereka, tapi di Indonesia orang-orang sangat antusias dengan siapa tokoh yang mereka pilih, kupikir ini hal yang baik," tuturnya.

"Saya tadi ke pantai bersama partnerku. Dia asyik diskusi dengan seorang laki-laki perihal siapa capres yang mereka pilih, apa saja alasan menentukan capres tersebut. Ini sangat baik alasannya ialah meningkatkan awareness, itu baik," puji Hayes.

Pemilu di Bali Kaprikornus Tontonan TurisFoto: (Aditya Mardiastuti/detikTravel)


Hal senada juga disampaikan Jack France (18). Pria asal Inggris ini juga memuji antusiasme warga memakai hak pilihnya.

"Ini sangat demokratis, elok sekali warga mengantre untuk memperlihatkan hak suaranya. Ini pertama kalinya saya ke Indonesia," ucap France.

BACA JUGA: Kisah Agus, Rela Sepedaan 3 Hari Jakarta-Pati Demi Nyoblos

Sebagai anak muda, Jack mengaku belum pernah memakai hak pilihnya di negaranya. Pemilu di Indonesia pun jadi pengalaman pertamanya melihat proses demokrasi di negara lain.

"Saya belum pernah memperlihatkan hak suara, pemilihan terakhir kemudian saya masih terlalu muda," ujar laki-laki yang berencana piknik ke Vietnam dan Thailand itu usai dari Bali.

Pemilu di Bali Kaprikornus Tontonan TurisFoto: (Aditya Mardiastuti/detikTravel)



Tonton juga video Suasana Jelang Pencoblosan di Bali:

[Gambas:Video 20detik]